keluarga cemara

September 11, 2021 Add Comment

Salah satu jenis holothurin utama dari teripang yang berkhasiat dalam penyembuhan luka, perawatan sehabis bersalin dan sebagai antifungi adalah saponin (Anonymous, 2004).

Bahan bioaktif teripang juga dikenal sebagai antioksidan yang membantu mengurangi kerusakan sel dan jaringan tubuh. Kandungan antibakteri dan antifungi teripang dapat meningkatkan kemampuannya untuk tujuan perawatan kulit.

Teripang juga diketahui mempunyai efek antinosiseptif (penahan sakit) dan anti-inflamasi (melawan radang dan mengurangi pembengkakan).

Penelitian yang telah dilakukan di beberapa daerah terutama di Malaysia terhadap penduduk di Kudat, Semporna, Setiu, Kuantan, Pekan dan Pulau Pangkor membuktikan khasiat teripang sebagai agen anti-hipertensi.

teripang juga dilaporkan mengandung berbagai asam lemak tak jenuh seperti linoleat, oleat, eikosa pentaenoat (EPA), dan dokosaheksaenoat (DHA).

Beberapa kajian juga menunjukkan potensi teripang sebagai anti-tumor dan memberi khasiat positif terhadap penyakit AIDS.

Polisakarida sulfat dengan rantai panjang, seperti chondroitin dapat menghambat pertumbuhan virus. Jepang telah memiliki paten tentang aktivitas chondroitin sulfat dari teripang untuk terapi bagi penderita HIV.

Secara farmakologis, saponin juga menunjukkan aktivitas sebagai anti-inflamasi dan antikanker (Dharmananda, 2003).

Tubuh teripang yang bertulang rawan merupakan sumber mukopolisakarida terutama chondroitin yang berfungsi untuk mengurangi rasa nyeri tulang. Fungsi chondroitin tersebut serupa dengan aktivitas glucosamine sulfate. Konsumsi tiga gram teripang kering per hari dapat membantu mengurangi arthralgia secara signifikan

Walaupun kandungan lemaknya cukup rendah, namun teripang mengandung asam lemak multitetradonik penghambat enzim lipoksigenase yang memacu kerusakan saluran pernafasan penyebab asma (Darmananda, 2002).

Berdasarkan kandungan asam aminonya, teripang mengandung asam amino lebih tinggi bila dibandingkan dengan ikan laut, ayam, dan telor (Anon., 2006b).

Teripang mengandung kolagen yang cukup tinggi yaitu sebesar 86% serta berbagai jenis mineral seperti kalsium, fosfat, fosfor, kromium, magnesium, besi, natrium, dan yodium. Dalam seratus gram bobot kering, daging teripang mengandung kalsium 118 mg, fosfor 22 mg, besi 14 mg, dan yodium 0,6 mg (Darmananda, 2006).

pada teripang Stichopus japonicus menunjukkan bahwa hampir disemua bagian tubuhnya mengandung beberapa jenis "mucopolysaccharida" asam yang mempunyai efek khusus terhadap pertumbuhan, pemulihan (recovery) dari sakit, anti imflammation, pembentukan tulang, dan pencegahan/penundaan terhadap penuaan jaringan, serta "arteriosclerosis". Mucopolysaccharide adalah juga berdaya obat antitumor.

Dalam pada itu senyawa ini mempunyai efek intensive pada "contravariant". Holotoksin yang diekstrak dan dimurnikan dari teripang adalah suatu "antimycin" yang efektif. Dengan larutan 6,25 - 25 ug/ml, holotoksin tersebut dapat mencegah tumbuhnya berbagai jenis jamur

Habitat teripang yang berupa karang memungkinkan teripang kaya akan berbagai macam mineral seperti kalsium dan fosfor yang penting bagi perkembangan tulang dan gigi.

Teripang juga kaya akan zat besi yang dibutuhkan untuk melakukan pembentukan sel darah merah, serta kalium penting dalam pencegahan dan perawatan hipertensi.

Salah satu unsur mineral yang penting adalah kromium yang mampu merangsang kelenjar pankreas untuk menghasilkan insulin. Insulin merupakan senyawa yang dapat menyerap kelebihan glukosa dalam darah, sehingga ekstrak teripang dapat membantu para penderita diabetus melitus untuk mempertahankan kadar glukosa dalam darah, sedangkan yodium dapat mencegah penyakit gondok (Admin, 2008).

Kemampuan teripang dalam meregenerasi sel menjadi dasar utama bahwa teripang dapat menyembuhkan luka. Hidup di lingkungan yang keras seringkali menyebabkan dinding tubuh teripang terpecah atau luka pada organ tubuhnya. Namun teripang dapat meregenerasi dirinya sendiri dalam waktu 10–90 hari sehingga utuh kembali. Hal ini disebabkan oleh adanya faktor regenerasi sel (cell growth factor), yang mampu merangsang regenerasi untuk pemulihan sel atau jaringan tubuh yang rusak.

Kandungan protein teripang yang tinggi dapat meningkatkan regenerasi sel-sel mati akibat luka sehingga mampu menyembuhkan luka. Selain itu, protein dapat juga berfungsi untuk memperkuat sistem daya tahan tubuh serta menghasilkan hormon dan enzim untuk melancarkan metabolisme (Lehninger, 1994).

Kolagen yang merupakan jaringan pengikat dalam tulang dan kulit dapat dimanfaatkan untuk kecantikan kulit serta dapat meningkatkan regenerasi sel-sel mati akibat luka sehingga dapat mempercepat penyembuhan. Oleh karena itu, teripang dapat dimanfaatkan sebagai kosmetik dan salep untuk menyembuhkan luka.

Dalam pertumbuhan tulang diperlukan suplemen kalsium, fosfat, dan kolagen sebagai jaringan pengisi, sehingga tanpa kolagen tulang akan rapuh dan mudah pecah. Kolagen bersama dengan kondroitin sulfat membentuk masa tulang rawan yang baru, sehingga dapat mengurangi sakit karena radang sendi (Lehninger, 1994).

Kandungan asam lemak teripang seperti asam eicosapentaenoat (EPA, 20 : 5ω3) dan asam dokosaheksaenoat (DHA 22 : 6ω3) yang tergolong dalam ω3 HUFA merupakan asam lemak yang sangat diperlukan oleh tubuh kita. Kedua asam lemak ini dilaporkan mampu mencegah timbulnya penyakit kardiovasculer, diabetes, dan tekanan darah tinggi.

Secara khusus EPA dapat menurunkan jumlah fibrinogen sehingga kekentalan darah menurun dan membuat aliran darah lebih baik.

EPA juga dapat menurunkan kadar lemak dalam darah sehingga mengkonsumsi ekstrak teripang dapat mencegah penyakit arterosklerosis, sedangkan DHA berperan utama dalam perkembangan sistem syaraf dan dapat meningkatkan kemampuan memori dan daya pembelajaran, serta berfungsi sebagai anti alergi (Alimudin, 2006).

Teripang mengandung mukopolisakarida berupa glikosamin sulfat dan kondroitin sulfat. Glukosamin adalah suatu unsur pokok dari glikoprotein, proteoglikan, dan glikoaminoglikan yang berperan dalam sintesis proteoglikan (Lehninger, 1994).

Menurut Hamijoyo (2003) glukosamin dapat menurunkan proses proteolitik kartilago dan membentuk kembali glukaminoglikan yang rusak.

Di samping itu, senyawa ini dapat mencegah terjadinya penggumpalan dan pembekuan darah.

Pada konsentrasi 5 µg/ml, glukoaminoglikan mampu menyembuhkan stroke isemik otak dan penyakit jantung isemik. Kinerjanya dengan menghambat aktivitas pembekuan darah melalui penghambatan monomer fibrin dan meningkatkan aktivitas plasmin.

Plasmin merupakan enzim penting dalam darah yang dapat mengurai protein plasma terutama fibrin sehingga dapat menurunkan kekentalan darah (Lehninger, 1994). Sementara kondroitin sulfat adalah suatu derivat komponen tulang rawan.

Kondroitin sulfat baik secara oral maupun injeksi dapat membantu meningkatkan gerakan sendi dan mengurangi rasa nyeri pada sendi. Kombinasi penggunaan glukosamin sulfat dan kondroitin sulfat menunjukkan efek yang potensial dalam merangsang produksi proteoglikan dan asam hialuronat serta menghambat enzim proteolitik yang dapat merusak tulang rawan (Hamijoyo, 2003).

Oleh karena itu, ekstrak teripang dapat menyembuhkan radang sendi, rematik, dan osteoarthritis.

Teripang juga mengandung antioksidan berupa saponin glikosida. Komponen ini mempunyai stuktur yang serupa dengan senyawa aktif ginseng dan ganoderma.

Senyawa anti kanker berupa terperoid, protein, saponin, dan polisakarida juga terdapat di dalam teripang.

Hasil penelitian menunjukkan teripang mengandung senyawa aktif triterpen glikosida yang dapat menghambat pertumbuhan tumor pada sel limfoid, sel tumor paru manusia, sel tumor servix, dan melanoma tikus pada kisaran konsentrasi 0,38–0,46 mg/ml (Fitriani, 2006).

Teripang juga dilaporkan mengandung lektin yaitu suatu protein atau glikoprotein non-imunogenik yang dapat menghambat pertumbuhan kanker. Senyawa tersebut pada konsentrasi 50 µg dapat menggumpalkan dan membunuh sel kanker.

Selain itu, teripang juga mengandung senyawa antibakteri yang cukup potensial. Hasil penelitian Ridzwan et al. (1995), menunjukkan bahwa ekstrak teripang dapat menghambat bakteri Streptococcus faecalis, S. viridans, S. pneumonia, Sthapilococcus auereus, dan Proteus mirabilis. Oleh karena itu teripang juga dapat dimanfaatkan sebagai antiseptik tradisional.

Pada penelitian lain menunjukkan bahwa lektin mempunyai efek tereupetik pada Human Immunodeficiency Virus (HIV). Hasil tes laboratorium dengan menggunakan sel limpfoid, menunjukkan bahwa lektin secara sempurna dapat menghalangi virus HIV (Darmananda, 2002).


  • antiseptik alamiah
  • asam amino
  • asam lemak
  • Fosfor
  • glukoaminoglikan (GAG)
  • Kalium
  • kalori
  • Kalsium
  • Karbohidrat
  • kolagen 80%
  • kondroitin
  • mineral
  • mukopolisakarida
  • Natrium
  • Omega 3, 6, dan 9
  • protein sampai 86,8%
  • sterol
  • Vitamin A
  • vitamin B
  • Zat Besi